Meja Duduk-berdiri (Sit-to-stand Table)

Bekerja di depan komputer sudah menjadi sesuatu yang lumrah. Seiring berkembangnya teknologi dan berkembangnya perekonomian yang menyebabkan pekerjaan bertambah banyak tak aneh jika rata-rata jumlah pemakaian komputer manusia meningkat, bahkan untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu seperti accounting, penulis, programmer dan sejenisnya bisa seharian penuh bekerja di depan komputer. Ini belum ditambah lembur atau tambahan jam kerja yang biasanya juga masih di depan komputer.

Bertambahnya pemakaian komputer menyebabk risiko terhadap cedera tekanan berulang atau repetitive stress injury semakin bertambah. Tak aneh jika saat ini jumlah pasien yang ke dokter mengeluh otot, tulang dan syarafnya yang tidak nyaman akibat pemakaian komputer semakin bertambah. Hal ini adalah tanda-tanda bahwa risiko kita terhadap cedera tekanan berulang memang semakin besar.

Banyak cara untuk mengatasi risiko tersebut, namun yang akan disebutkan disini hanya satu yakni pemakaian meja duduk-berdiri atau dalam Bahasa Inggris disebut sit-to-stand table atau sit-to-stand desk.


Mengapa meja duduk-berdiri?
Perlu diketahui bahwa ada dua hal yang dapat mengurangi risiko cedera tekanan berulang, dua hal ini sangat sering dikampanyekan dalam ergonomi perkantoran yakni pemakaian postur yang netral saat bekerja dan memperbanyak variasi gerakan saat bekerja. Kedua hal ini sulit untuk dicapai dalam posisi duduk, karena itu berdiri adalah solusinya.

Apa itu meja duduk-berdiri?
Adalah salat satu peralatan ergonomis berupa meja yang dapat kita atur ketinggian permukaannya sehingga kita bisa bergantian bekerja dalam posisi duduk maupun berdiri.

Apa keuntungan menggunakan meja duduk-berdiri?

  • Berdiri adalah posisi tubuh yang lebih "netral" dari pada duduk terutama untuk tulang belakang dan akan berpengaruh ke bagian tubuh yang lainnya. Dengan berdiri juga memungkinkan lebih banyak gerakan dan variasi gerakan.
  • Memperlancar sirkulasi darah termasuk yang ke otak sehingga pikiran tidak cepat lelah (lebih produktif).
  • Mengurangi risiko-risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Meja duduk-berdiri sudah cukup banyak ditemui terutama di negara-negara maju. Untuk negara-negara berkembang memang masih agak sulit ditemukan. Namun jika tidak memiliki meja ini kita juga dapat memodifikasi meja kerja kita sendiri misalnya dengan tambahan meja kecil walaupun akan lebih praktis dan efisien jika kita menggunakan meja yang memang sudah didesain untuk dapat disesuaikan tingginya agar dapat digunakan dalam posisi duduk maupun berdiri.

Bagi Anda yang memiliki jam kerja tinggi di depan komputer, apalagi yang sudah sering negalami rasa-rasa tidak nyaman seperti pegal, kebas, kesemutan, dan nyeri di bagian-bagian seperti punggung, bahu termasuk lengan, pergelangan tangan dll tidak ada salahnya mencoba meja duduk berdiri ini.

Sumber gambar:
http://thehumansolutionblog.com/wp-content/uploads/2014/04/UpLift-900-setup1-sit-stand-Lam-Mahog-Base-Bla1.jpg

Postingan terkait: