Budaya Keselamatan dan Kesehatan itu Tidak Memberatkan

Masih saja banyak orang yang menganggap bahwa keselamatan dan kesehatan itu bukan sesuatu yang penting. Baik di tempat kerja maupun di kehidupan di luar kerja, mayoritas orang masih berperilaku tidak selamat dan tidak sehat. Di tempat kerja banyak pekerja yang tidak mematuhi prosedur keselamatan, di lapangan banyak yang tidak memakai alat pelindung diri yang memadai, di jalan raya banyak orang yang melanggar batas kecepatan, berkendara tidak memakai sabuk pengaman atau helm, di rumah banyak orang yang memakai peralatan alat rumah tangga dan elektronik tanpa mengetahui prosedur keselamatannya dan masih banyak contoh lainnya. Namun tidak bisa juga sepenuhnya menyalahkan orang-orang ini karena di negara kita memang belum memiliki budaya keselamatan dan kesehatan (safety & health culture) yang kuat sehingga banyak yang menganggap budaya keselamatan dan kesehatan adalah sesuatu yang memberatkan. Sebenarnya hal ini adalah sesuatu yang klasik dan sudah banyak “dimaklumi” orang. Namun hal ini menjadi tidak bisa “dimaklumi” ketika dari waktu ke waktu tidak ada perbaikan budaya keselamatan dan kesehatan yang signifikan dalam masyarakat kita. Apalagi kita adalah bangsa yang konon sangat berbudaya dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai yang sebenarnya tidak menyimpang dari budaya keselamatan dan kesehatan. Karena itu perlu ditekankan beberapa hal yang mungkin dapat mengubah paradigma mengenai keselamatan dan kesehatan.
  1. Keselamatan dan kesehatan itu untuk tubuh kita sendiri
    Keselamatan dan kesehatan itu ditujukan tidak lain dan tidak bukan untuk tubuh kita sendiri. Karena itu yang bertanggung jawab atas keselamatan kita adalah diri sendiri. Keuntungan yang didapat pun akan dinikmati oleh diri sendiri. Ada sebuah kalimat motivasi dari Jim Rohn, "Take care of your body. It's the only place you have to live." Jadi jagalah tubuh Anda, karena tubuh Anda adalah satu-satunya tempat Anda untuk hidup sebagai manusia seutuhnya.
  2. Keselamatan dan kesehatan itu menguntungkan termasuk jika dilihat dari segi ekonomi
    Keselamatan tidak efisien? Siapa bilang. Memang kelihatannya merepotkan, namun sudah banyak studi yang membuktikan bahwa keselamatan justru menguntungkan baik dari segi waktu, dana, dan resource lainnya. Keuntungan memang tidak akan terasa secara langsung, keuntungan paling terlihat didapat dari penghematan karena telah menghindari biaya akibat kecelakaan atau penyakit. Bagi orang yang pernah mengalami kecelakaan atau sakit seharusnya memahami berapa kerugian yang harus diderita karena kecelakaan atau penyakit tersebut, tidak hanya rugi materi tapi kerugian waktu, tenaga, dan resource lainnya.
  3. Keselamatan dan kesehatan itu meningkatkan citra
    Dengan keselamatan dan kesehatan yang baik tentu performa akan naik dan akan berdampak pula pada citra yang baik. Citra yang baik akan berdampak pada hal-hal positif lainnya. Penciitraan memang bukan suatu yang baik namun tanpa citra tiap individu bahkan sekelompok manusia dapat hancur. Jika kita melihat orang berkendara motor jatuh di jalan pasti orang berpikir bahwa dia sembrono atau tidak hati-hati, jika kita melihat orang terkena penyakit akibat obesitas pasti orang berpikir gaya hidupnya tidak disiplin, jika kita melihat perusahaan yang sering mengalami kecelakaan kerja pasti orang berpikir bahwa perusahaan tersebut tidak memperhatikan kesejahteraan karyawannya, dan seterusnya.
  4. Keselamatan dan kesehatan itu meningkatkan kenyamanan
    Dengan keselamatan dan kesehatan yang baik tentu kita akan jadi merasa lebih nyaman dalam beraktivitas, tidak menderita dan tidak sengsara. Manusia yang rajin berolahraga pasti hidupnya lebih nyaman dan terasa segar karena sistem tubuhnya berjalan baik, berbeda dengan orang yang malas berolahraga yang lebih lesu dan terus mencari hal yang “nyaman-nyaman” seperti makan junk food yang sebenarnya hanya nyaman sementara. Pegawai di kantor yang menerapkan postur ergonomi dalam pekerja pasti juga akan merasa nyaman saat bekerja, seterusnya. Budaya keselamatan dan kesehatan menjadikan hidup kita lebih nyaman.
  5. Keselamatan dan kesehatan itu meningkatkan produktivitas
    Percayalah bahwa budaya keselamatan dan kesehatan akan sejalan dengan naiknya produktivitas, jika kita terus selamat dan sehat maka aktivitas akan terus naik dan optimal serta dapat dipertahankan dan tentu saja produktivitas akan naik. Jadi jika ingin menjadi bangsa maju yang produktif, tumbuhkanlah budaya keselamatan dan kesehatan.
  6. Keselamatan dan kesehatan itu adalah salah satu bentuk tanggung jawab terhadap Tuhan atas tubuh kita
    Ini sebenarnya yang paling utama. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Kita dikaruniai tubuh oleh Tuhan tentu kita harus mensyukurinya dengan menggunakannya dan merawatnya seoptimal mungkin. Dilarang melakukan perbuatan yang menyebabkan kerusakan pada tubuh kita, itu haram hukumnya.

Jika seluruh lapisan masyarakat menyadari point-point di atas mudah-mudahan masyarakat tidak akan “keberatan” lagi dengan budaya keselamatan dan kesehatan. Mari sebarkan pesan-pesan budaya keselamatan mulai dari lingkungan terkecil di keluarga sampai lingkungan di sekitar kita yang lebih luas. Mari ikut andil dalam menumbuhkan budaya keselamatan dan kesehatan di Negara kita.

Postingan terkait: