K3 adalah Poin Terpenting dalam Pembangunan Industri

Perusahaan-perusahaan sering mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerjanya. Padahal K3 merupakan poin terpenting dalam pembangunan industri. Disetiap negara selalu ada pertumbuhan dan pembangunan industri dan banyak menimbulkan masalah-masalah terhadap manusia. Misalnya adalah kecelakaan kerja, penyakit-penyakit akibat kerja, dan dampak lingkungan dan keberadaan industri. Padahal manusia lah yang menjadi penggerak industri dan posisi manusia dalam industri adalah sebagai pusat dari sistim kerja, karena:
  • Manusia yang menciptakan industri dan sistim kerja
  • Manusia yang berinteraksi dengan sistem kerja itu maupun subsistem untuk mengendalikan proses baik sistem / subsistem
  • Manusia yang mampu memproduktifkan setiap sistem kerja sehingga dapat menacpai effisiensi yang optimal
  • Manusia yang mampu memperbaiki sistem kerja
Karena itu agar industri dapat tumbuh dengan baik maka sistem kerja di industri harus dirancang dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan manusia termasuk si pekerja. UU No 13/2003 dalam pasal 86 menyebutkan bahwa setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memeroleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral, dan kesusilaan serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.


Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna mewujudkan produktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya K3, perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ya, keselamatan dan produktivitas itu benar-benar nyata hubungannya dan ikut menentukan kualitas dan ini bukan hanya sekedar slogan belaka, selengkapnya klik disini.

Perkembangan pembangunan dalam bidang industri hingga kini semakin meningkat. Ini diikuti dengan kebutuhan akan tenaga ahli industri yang sangat dibutuhkan yang mayoritas adalah engineer. Tenaga-tenaga ahli industri itu hendaknya sudah paham dan ditanamkan mengenai arti penting K3 sejak dini. Dan yang tidak kalah penting adalah mengembangkan tenaga ahli industri yang khusus menangani K3. Untuk itu, pemberitahuan dan sosialisasi K3 ini penting agar pendidikan mampu menghasilkan tenaga ahli industri yang memiliki dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan profesional yang berlandaskan pada budaya keselamatan. Ya, budaya keselamatan itu penting dan merupakan kunci penggerak K3 dan menjadi penentu kualitas dan pembangunan industri di negara kita. Selengkapnya mengenai budaya keselamatan klik disini.

Untuk itu, setiap tenaga ahli harus disiapkan tidak hanya memenuhi persyaratan kerja, tetapi juga untuk mempersiapkan supaya mampu berfungsi sebagai agen pembangunan industri dan mampu bersaing dengan persaingan internasional dalam hal ini lulusan harus sudah mempunyai modal berbudaya K3.

Postingan terkait: