Kebutuhan SDM dan Profesional K3

Sumber daya manusia (SDM) dan professional di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) banyak dibutuhkan, selengkapnya klik disini.


Dilihat dari sejarah modern, sebenarnya ada tiga tahap perkembangan kebutuhan profesional di bidang K3 dari dekade ke dekade yang bisa digambarkan pada grafik di bawah ini:

(klik gambar untuk memperbesar gambar)

Tahap I
  • Aktivitas sporadik
  • Pelayanan kedokteran ( terapi dan rehabilitasi) penyakit umum
  • Oleh perawat atau dokter umum dan perawat
  • Pasif menunggu pasien
  • Orientasi penyakit (masyarakat umum mengira sebagai pelayanan kesehatan kerja) 
Tahap II
  • Pelayanan kesehatan kerja komprehensif
  • Tak lengkap, tak khusus
  • Belum spesialisasi
  • Dominan masih terapi dan rehabilitasi  penyakit umum serta penyakit akibat kerja
  • Orientasi protektif dengan higiene industri, belum promotif
Tahap III
Pelayanan Kesehatan kerja fokus promotif dan protektif (lengkap, khusus, multidisiplin, terstandarisasi)

Sub tahap III A
  • Aktif bekerja dengan pekerja
  • Berorientasi risiko dan manajemen risiko
Pada sub tahap ini, tim terdiri dari professional:
*Dokter kesehatan kerja, perawat kesehatan kerja 
*Promosionis kesehatan pekerja
*Higienis industri
*Ergonom industri
*Pengembang organisasi kerja dan budaya kerja

Sub tahap III B

Tim A berkoordinasi untuk  terapi dan rehabilitasi, dan surveillance medik  dengan tambahan professional:
*Dokter spesialis kedokteran okupasi dan spesialis kedokteran lain, dalam bentuk out-sourcing.

(keseluruhan A dan B berciri komprehensif). 

Referensi: Kesehatan Kerja (definisi, ruang lingkup, penyakit akibat kerja & promosi kesehatan di tempat kerja), Dr. Robiana Modjo, SKM, MKes.

Postingan terkait: