Quote K3 di Industri Pertambangan

Di bawah ini diberikan beberapa pernyataan dari praktisi-praktisi K3 di Indonesia (saya peroleh dari http://www.upnyk.ac.id/main/?mod=berita&nid=1970) yang mungkin perlu diperhatikan:


“Angka kecelakaan kerja di sektor industri pertambangan relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan sektor industri lainnya. Hal ini ditunjang oleh karakter pekerja tambang yang relatif lebih keras, serta sifat pekerjaan yang relatif lebih berbahaya dibandingkan sektor industri lainnya.”

“Perlunya mengadakan pelatihan-pelatihan manajemen yang fokus pada peningkatan kinerja K3, belajar dari beberapa insiden yang pernah terjadi di beberapa perusahaan tambang di Indonesia, baik ulasan kejadiannya, faktor penyebabnya, “root cause analysis” nya, serta bagaimana mereka melakukan penyelidikan yang intensif serta merumuskan tindakan perbaikan yang efektif.”

“Srategi dan permasalahan saat ini adalah bahwa permasalahan K3 tambang Indonesia antara lain adalah personil pengawas sangat kurang, masih banyak dinas yang belum jabatan Inspketur Tambang (IT), kompetensi beberapa aparat dinas belum memadai, keberadaan fungi kepengawasan K3 pada struktur organisasi yang ada pada beberapa dinas belum tertata, dana dan peralatan yang kurang memadai, terutama di dinas dalam mendukung tugas pengawasan pertambangan. Strategi kedepan mengusulkan agar jabatan fungsional IT bias dirangkap jabatan structural, segera mengangkat IT yang sudah mengikuti diklat IT, mengikutkan staf pengawas mengikuti diklat IT, meningkatkan jumlah pelaksanaan diklat IT, merekrut PNS untuk calon IT, memasukan bidang pengawasan pertambnagan pada struktur organisasi dinas, mengalokasikan anggaran untuk pengawasan pertambangan.”

“Tantangan Kepala Teknk Tambang (KTT) dalam menujang K3 pertama KTT harus terlibat dalam seleksi kontraktor, subkontraktor dari kontraktor utama, maupun subkontraktor yang merupakan anak perusahaan / appliasi perusahaan induk. Kedua KTT harus membuat dan menerapkan manajemen K3 kontraktor agaimana mengimpletasikan Haul Road Safety Manajemen yaitu dengan mengidentifikasi bahaya, penilaian resiko dan pengendalian resiko harus dilakukan sebelum pelaksanaan design dan kontroksi jalan angkut.”

“Bagaimana mengimpletasikan Haul Road Safety Manajemen yaitu dengan mengidentifikasi bahaya, penilaian resiko dan pengendalian resiko harus dilakukan sebelum pelaksanaan design dan kontruksi jalan angkut.”