Pencegahan Ledakan

Guna menghindari berbagai kecelakaan kerja pada tambang bawah tanah, terutama dalam bentuk ledakan gas perlu dilakukan tindakan pencegahan. Tindakan pencegahan ledakan ini harus dilakukan oleh segenap pihak yang terkait dengan pekerjaan pada tambang bawah tanah tersebut. Beberapa hal yang perlu dipelajari dalam rangka pencegahan ledakan adalah:


Pengetahuan dasar-dasar terjadinya ledakan, membahas:
  • Gas-gas yang mudah terbakar/meledak
  • Karakteristik gas
  • Sumber pemicu kebakaran/ledakan
Metoda eliminasi penyebab ledakan, antara lain:
  • Pengukuran konsentrasi gas
  • Pengontrolan sistem ventilasi tambang
  • Pengaliran gas (gas drainage)
  • Penggunaan alat ukur gas
  • Penyiraman air (sprinkling water)
  • Pengontrolan sumber-sumber api penyebab kebakaran dan ledakan
Teknik pencegahan ledakan tambang
  • Penyiraman air (water sprinkling)
  • Penaburan debu batu (rock dusting)
  • Pemakaian alat-alat pencegahan standar.
Fasilitas pencegahan penyebaran kebakaran dan ledakan, antara lain:
  • Lokalisasi penambangan dengan penebaran debu batuan
  • Pengaliran air ke lokasi potensi kebakaran atau ledakan
  • Penebaran debu batuan agak lebih tebal pada lokasi rawan
Tindakan pencegahan kerusakan akibat kebakaran dan ledakan:
  • Pemisahan rute (jalur) ventilasi
  • Evakuasi, proteksi diri, sistemperingatandini, dan penyelamatansecara tim.
Sesungguhnya kebakaran tambang dan ledakan gas tidak akan terjadi jika sistem ventilasi tambang batubara bawah tanah itu cukup baik.

Sumber: http://ariagusti.wordpress.com/2011/01/21/manajemen-risiko-k3-di-perusahaan-pertambangan/

Postingan terkait: