Interaksi Manusia Teknologi

Tujuan pokok manusia untuk selalu mengadakan perubahan rancangan peralatan atau teknologi yang dipakai adalah untuk memudahkan operasi penggunaannya, disiplin keilmuan yang lahir dan berkembang sekitar pertengahan abad 20 ini yang berkaitan dengan perancangan peralatan dan fasilitas kerja yang memperhatikan aspek-aspek manusia sebagai pemakainya dikenal kemudian dengan nama Ergonomi.

Maksud dan tujuan dari disiplin ergonomi adalah mendapatkan suatu pengertian yang utuh tentang permasalahan-permasalahan interaksi manusia dengan teknologi dan produk-produknya, sehingga dimungkinkan adanya suatu rancangan sistem manusia-teknologi yang optimal. Dengan demikian disiplin ergonomi melihat permasalahan interaksi tersebut sebagai suatu sistem dengan pemecahan-pemecahan masalahnya melalui proses pendekatan sistem pula.


Ergonomi muncul dari pemakaian-pemakaian mesin baik itu mesin industri, militer dsb. Karena itu ergonomi atau sering disebut juga human factors atau human engineering sering didefisinikan sebagai perancangan “man-machine interface” sehingga pekerja dan mesin (produk lainnya) bisa berfungsi lebih efektif dan efisien sebagai sistem manusia-mesin terpadu. Tujuan pokok tersebut adalah terciptanya desain sistem manuasia-mesin yang terpadu sehingga efektifitas dan efesiensi kerja bisa tercapai secara optimal. Dalam perkembangannya, ergonomi tidak hanya melingkupi mesin saja yang notabene salah satu elemen dalam sistem namun juga teknologi lainnya dalam sistem bahkan melingkupi keseluruhan sistem kerja seperti psikososial dsb walaupun mesin masih tetap mendominasi.

Disiplin ergonomi adalah suatu cabang keilmuan yang sistemetis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem tersebut dengan baik, yaitu: mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan efektif, efesien, aman / selamat dan nyaman. Karena bersifat sistematis maka ilmu ini dijumpai pada disiplin atau jurusan teknik industri / industrial engineering / systemic engineering yang notabene juga berasal dari disiplin teknik mesin.

Dari penjelasan singkat yang telah diuraikan diatas maka dapat ditarik kesimpulan mengenai disiplin ergonomi, yaitu:
  1. Fokus perhatian dari ergonomi ialah berkaitan erat dengan aspek-aspek manusia dalam perencanaan “man-made objects” dan lingkungan kerja. Pendekatan ergonomi akan ditekankan pada penelitian keterbatasan manusia baik secara fisik maupun mental atau psikis (kognitif) dan interaksinya dalam sistem manusia-mesin/teknologi integral.
  2. Ergonomi didefisinikan sebagai “a discipline concerned with designing man-made objects (equipments) so that people can use them effectively and safely and creating environments suitable for human living and work”. Dengan demikian jelas bahwa pendekatan ergonomi akan mampu menimbulkan “functional effectiveness” dan kenikmatan-kenikmatan pemakai peralatan fasilitas maupun lingkungan kerja yang dirancang.
  3. Maksud dan tujuan utama dari pendekatan disiplin ergonomi diarahkan pada perbaikan performa kerja manusia seperti menambah kecepatan kerja, produktivitas kerja, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Postingan terkait: