Kisah Sukses Ergonomi : Toyota

Toyota merupakan 4 besar perusahaan pembuat mobil di Amerika Utara. Menghadapi masalah pada bagian belakang spoiler. Dari ergonomic assesment yang dilakukan ternyata ditemukan adanya resiko ergonomi dari posisi kerja yang dilakukan pekerja di bagian tersebut. Resiko ergonomi ini di temukan pada tubuh bagian atas pekerja yang meliputi pekerjaan penjangkauan, sudut deviasi tubuh bagian atas, dan penekanan pada bagian tubuh tertentu. Dari hasi melakukan work measurement ternyata ditemukan bahwa cycle time pengerjaan total adalah 20,4 menit dimana terdapat separuh lebih dari waktu tersebut merupakan persiapan dan kegiatan tidak memberikan nilai tambah lainnya.


Rekomendasi yang dilakukan mengarah pada 2 hal yaitu penurunan resiko ergonomi dan pengurangan cycle time. Untuk menurunkan resiko ergonomi dilakukan dengan mengurangi jumlah alat yang dioperasikan dengan menjangkau dan dilakukan perancangan ulang terhadap alat secara ergonomis sehingga memudahkan dalam penjangkauan. Selain itu juga dilakukan penghilangan cara kerja yang tidak efisien. Dengan melakukan hal ini perusahaan telah mengurangi resiko ergonomic secara signifikan dan cycle time berkurang dengan sendirinya sebesar 1.8 menit.
Rekomendasi lain adalah dengan melakukan terobosan baru pada perancangan secara ergonomis bagian drill machine dan tempat lainnya. Sehingga menurunkan resiko ergonomi dan menghemat cycle time 10.9 menit. Penghematan waktu yang dihasilkan setelah perbaikan menghasilkan total menjadikan cycle time menjadi 7.7 menit atau berkurang 62% dan mengakibatkan penghematan $262,00 pada biaya langsung pekerja.

Sumber : Ergo News Oktober 2009 (Tim Ergoinstitute).
Baca selengkapnyaKisah Sukses Ergonomi : Toyota

Ergonomi Menguntungkan Semua Pihak

Penerapan ergonomi yang tepat di lingkungan kerja akan memberikan efek positif pada semua pihak. Bagi perusahaan mendapatkan keuntungan karena terdapat penghematan dan adanya perbaikan produktivitas yang nantinya akan memberikan efek positif terhadap profit. Bagi pekerja juga mendapatkan keuntungan yakni safety meningkat, kesehatan lebih terjamin, lebih nyaman dalam bekerja, usabilitas alat kerja termasuk software meningkat (semakin mudah digunakan dan optimal) dan pada akhirnya kualitas kehidupan saat bekerja menjadi lebih baik. Jadi tidak ada ruginya menerapkan ergonomi.
Baca selengkapnyaErgonomi Menguntungkan Semua Pihak

Ergonomi yang Baik = Ekonomi yang Baik

Istilah judul di atas diambil dari artikel “good ergonomics is good economics” yang dibuat oleh Hal W. Hendrick. Menurut pengalamannya, sangat jarang ditemui penerapan ergonomi yang baik yang tidak membuahkan hasil. Mayoritas penerapan ergonomi yang baik memberikan hasil positif berupa penghematan biaya (terutama biaya-biaya yang dikeluarjan saat ada gangguan kesehatan kerja) dan meningkatkan produktivitas. Hal-hal tersebut tentunya akan bermuara di peningkatan profit. Karena itu good ergonomics is good economics.
Baca selengkapnyaErgonomi yang Baik = Ekonomi yang Baik

Ergonomi, Ilmu yang Mulia, Ilmu yang Memanusiakan Manusia

Ergonomi secara singkat adalah Ilmu tentang bagaimana merancang agar seseorang bisa bekerja dengan baik. Merancang kondisi lingkungan kerja yang disesuaikan dengan keterbatasan manusia. Ergonomi mengedepankan bagaimana agar suatu pekerjaan dapat dilakukan dengan efektif, aman, nyaman, sehat. Karena orientasi utamanya adalah manusia maka Ergonomi biasa juga disebut “Human Enginering”.
Secara detil ergonomi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan dan elemen-elemen lain dalam suatu sistem dan pekerjaan yang mengaplikasikan teori, prinsip, data dan metode untuk merancang suatu sistem yang optimal, dilihat dari sisi manusia dan kinerjanya. Ergonomi memberikan sumbangan untuk rancangan dan evaluasi tugas, pekerjaan, produk, lingkungan dan sistem kerja, agar dapat digunakan secara harmonis sesuai dengan kebutuhan, kempuan dan keterbatasan manusia (international ergonomic assosiation, 2002)
Ilmu ini memang masih dipandang sebelah mata dan belum sepopuler ilmu lain seperti ekonomi, psikologi dan ilmu-ilmu lainnya. Ilmu ini memang belum bisa banyak diterapkan secara nyata. Di dunia kerja kenyataanya lebih banyak manusia dipaksa menyesuaikan dengan kondisi kerja. Manusialah yang harus beradaptasi dengan lingkungan di mana tlingkungannya tidak didesain untuk manusia, seakan-akan manusia dipaksa menjadi robot untuk bekerja. Manusia memang punya kemampuan adaptasi yang baik untuk menyesuaikan dengan lingkungan termasuk lingkungan kerja namun manusia tetap sebuah makhluk hidup yang mempunyai banyak sekali keterbatasan. Seharusnya bukan fitting the man to the job tapi yang benar adalah fitting the job to the man. Kebanyakan industri masih sangat profit oriented, padahal kalau ergonomi ini bisa diterapkan dengan tepat dan baik justru bisa mengoptimalkan produktivitas sistem dan hasilnya bisa menaikan profit.
Karena itulah sebenarnya ergonomi merupakan ilmu yang sangat mulia karena memanusiakan manusia.
Baca selengkapnyaErgonomi, Ilmu yang Mulia, Ilmu yang Memanusiakan Manusia

Referensi

Konten
Sebagian konten dari blog ini berasal dari sumber-sumber lain. Sumber-sumber tersebut sebisa mungkin disebutkan dalam setiap akhir tulisan yang memang berasal dari sumber lain baik sebagian atau keseluruhan dari isi tulisan-tulisan tersebut.

Template blog
Template blog ini merupakan modifikasi dari template blog yang sudah ada. Berikut data-data mengenai sumber dari template blog ini (sebelum dimodifikasi):

Nama template: Thesis SEO Blogspot Template

Wordpress by Chris Pearson - Blogger by Belajar SEO Blogspot


Baca selengkapnyaReferensi

Kontak

Pesan, saran, dan kritik bisa dikirim ke rail_su@yahoo.com
Baca selengkapnyaKontak

About

Blog ini adalah blog yang membahas ergonomi dan yang berkaitan dengan health, safety, productivity, dan humanity baik di tempat kerja seperti perkantoran, industri dsb atau pun di lingkungan lainnya.

Bahasan dalam blog ini meliputi bidang-bidang seperti :
  • Ergonomi fisik
  • Ergonomi kognitif
  • Ergonomi lingkungan
  • Ergonomi organisasi
  • Human factors atau human engineering
  • Ergonomi industri
  • Sistem keselamatan kerja atau K3
  • HSE
  • Perancangan sistem kerja, dsb
Baca selengkapnyaAbout