Tujuan dan Prinsip Ergonomi

Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai dari penerapan ilmu ergonomi. Tujuan-tujuan dari penerapan ergonomi adalah sebagai berikut (Tarwaka, 2004):
  • Meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental melalui upaya pencegahan cidera dan penyakit akibat kerja, menurunkan beban kerja fisik dan mental, mengupayakan promosi dan kepuasan kerja.
  • Meningkatkan kesejahteraan sosial melalui peningkatan kualitas kontak sosial dan mengkoordinasi kerja secara tepat, guna meningkatkan jaminan sosial baik selama kurun waktu usia produktif maupun setelah tidak produktif.
  • Menciptakan keseimbangan rasional antara aspek teknis, ekonomis, dan antropologis dari setiap sistem kerja yang dilakukan sehingga tercipta kualitas kerja dan kualitas hidup yang tinggi.


Memahami prinsip ergonomi akan mempermudah evaluasi setiap tugas atau pekerjaan meskipun ilmu pengetahuan dalam ergonomi terus mengalami kemajuan dan teknologi yang digunakan dalam pekerjaan tersebut terus berubah. Prinsip ergonomi adalah pedoman dalam menerapkan ergonomi di tempat kerja. Menurut Baiduri dalam diktat kuliah ergonomi terdapat 12 prinsip ergonomi, yaitu sebagai berikut:
  • Bekerja dalam posisi atau postur normal.
  • Mengurangi beban berlebihan.
  • Menempatkan peralatan agar selalu berada dalam jangkauan.
  • Bekerja sesuai dengan ketinggian dimensi tubuh.
  • Mengurangi gerakan berulang dan berlebihan.
  • Minimalisasi gerakan statis.
  • Minimalisasikan titik beban.
  • Mencakup jarak ruang.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.
  • Melakukan gerakan, olah raga, dan peregangan saat bekerja.
  • Membuat agar display dan contoh mudah dimengerti.

Postingan terkait: