Ruang Lingkup Ergonomi

Ergonomi adalah ilmu yang interdisipline karena ergonomi merupakan ilmu dari pembelajaran multidisiplin ilmu lain yang menjembatani beberapa disiplin ilmu dan professional, serta merangkum informasi, temuan, dan prinsip dari masing-masing keilmuan tersebut. Keilmuan yang dimaksud antara lain ilmu faal, anatomi, psikologi faal, fisika, dan teknik / engineering dan bahkan bisa mencakup manajemen (scientific management / manajemen sains) dan ekonomi.


Ilmu faal dan anatomi memberikan gambaran bentuk tubuh manusia, kemampuan tubuh atau anggota gerak untuk mengangkat atau ketahanan terhadap suatu gaya yang diterimanya (bagian ini dipelajari dalam ergonomi fisik). Ilmu psikologi faal memberikan gambaran terhadap fungsi otak dan sistem persyarafan dalam kaitannya dengan tingkah laku, sementara eksperimental mencoba memahami suatu cara bagaimana mengambil sikap, memahami, mempelajari, mengingat, serta mengendalikan proses motorik (bagian ini dipelajari dalam ergonomi kognitif). Sedangkan ilmu fisika dan teknik memberikan informasi yang sama untuk desain lingkungan kerja dimana pekerja terlibat.

Ilmu manajemen diperlukan karena ergonomi berkaitan dengan manajemen seperti manajemen K3, manajemen operasi dan bahkan manajemen SDM. Sedangkan ekonomi diperlukan sebagai pemahaman dasar karena tujuan ergonomi yang utama ada dua, tujuan pertama yakni peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja dimana hal ini sering dianggap beban ekonomi perusahaan padahal sebenarnya justru menguntungkan, tujuan kedua yakni peningkatan produktivitas (efektivitas / efisiensi) kerja dimana uang sering menjadi satuan utamanya dan ilmu ekonomi digunakan sebagai “bahasa komunikasi” dalam kedua hal tersebut. Ilmu ekonomi yang dipakai biasanya berhubungan dengan akuntansi manajerial.

Kesatuan data dari beberapa bidang keilmuan tersebut, dalam ergonomi dipergunakan untuk memaksimalkan keselamatan kerja, efisiensi, dan kepercayaan diri pekerja sehingga dapat mempermudah pengenalan dan pemahaman terhadap tugas yang diberikan serta untuk meningkatkan produktivitas kerja serta kenyamanan dan kepuasan pekerja.

Sumber: http://joe-proudly-present.blogspot.com/2011/11/ergonomi.html