DNA dan Antropometri

Antropometri berasal dari bahasa Yunani yakni kata anthropos yang berarti manusia dan metron yang berarti mengukur. Jadi, antropometri secara literal adalah pengukuran manusia. Antropometri adalah pengetahuan mengenai ukuran manusia. Yang paling banyak dikenal adalah ukuran fisik tubuh manusia seperti geometri fisik, massa dan kekuatan tubuh manusia (selengkapnya mengenai variabel antropometri fisik klik disini dan disini) walaupun sebenarnya ukuran manusia tidak hanya berupa ukuran fisik tubuh namun juga ukuran-ukuran yang bersifat non fisik (selengkapnya klik disini).


Data antropometri diaplikasikan secara luas antara lain dalam bidang kesehatan seperti pengamatan gizi, kesehatan dan pertumbuhan manusia serta dalam bidang teknik atau engineering (berhubungan dengan ergonomi / human factors / safety engineering / human engineering) seperti perancangan sistem kerja yang meliputi perancangan area kerja (work station), perancangan peralatan kerja, perancangan produk-produk, dan perancangan lingkungan kerja fisik dimana variasi dimensi atau ukuran manusia sering kali menjadi faktor utama untuk menghasilkan rancangan sistem yang sesuai untuk pengguna untuk kepentingan keselamatan (safety), kesehatan (health), dan produktivitas (productivity).

Antropometri atau ukuran manusia bisa diasosiasikan dengan atribut, ciri, atau kekhasan yang ada pada diri manusia dan dalam bahasa Inggris disebut trait. Trait ini merupakan bentuk sifat, kemampuan, keterbatasan, kebolehan dan karakteristik manusia dan ergonomi (ilmu kerja) adalah ilmu yang menggali dan mengaplikasikan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan, keterbatasan, kebolehan dan karakteristik manusia lainnya untuk merancang peralatan, mesin, sistem, pekerjaan dan lingkungan untuk meningkatkan produktivitas, keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan efektifitas pekerjaan manusia. Dan antropometri sebanarnya adalah trait yang diukur, didefinisikan, dan distandarisasikan dalam satuan ukur. Untuk ukuran manusia (antropometri) atau trait yang bersifat non fisik, psikis atau kognitif lebih sering disebut psikometri sedangkan istilah antropometri lebih sering diasosiasikan dengan ukuran tubuh fisik.

Imran bin Hushain ra. bertanya kepada Rasulullah saw., “Ya Rasulullah, apa dasarnya kerja orang yang bekerja?”. Rasulullah saw. menjawab: “Setiap orang itu dimudahkan untuk mengerjakan apa yang dia telah diciptakan untuk itu” (Shahih Bukhari, no.2026)

Lalu apa hubungannya DNA dan Antropometri?

Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup termasuk manusia merupakan hasil interaksi antara faktor internal (dari dalam tubuh makhluk hidup itu sendiri) dan faktor eksternal (dari luar tubuh makhluk hidup). Faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup adalah gen (DNA), nutrisi, hormon, dan lingkungan. Jadi tidak salah jika ada sumber yang mengatakan ukuran manusia ditentukan oleh gen karena gen bisa disebut sebagai “sumber primer” pembawa ukuran manusia.

Gen (DNA) adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat di dalam sel makhluk hidup. Gen berpengaruh pada setiap struktur makhluk hidup dan juga perkembangannya, walaupun gen bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhinya. Artinya sifat-sifat yang tampak / trait (dalam bahasa biologi disebut sifat fenotip) pada makhluk hidup seperti bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna mata dan sebagainya dipengaruhi oleh gen yang dimiliknya. Oleh karena itu, trait atau bentuk dan ukuran makhluk hidup termasuk manusia (antropometri) ditentukan oleh faktor genetik.

Gen mengatur berbagai macam trait, sifat atau karakter baik karakter fisik maupun karakter psikis (konon karakter psikis sebenarnya juga timbul dari proses fisik dalam tubuh manusia). Contoh karakter fisik (antropometri fisik) antara lain morfologi, anatomi, dan fisiologi (contohnya geometri fisik seperti tinggi tubuh dll). Adapun contoh karakter psikis (antropometri non fisik / psikometri) seperti kecenderungan emosi / afektif antara lain pemalu, mudah naik emosi, mudah gelisah dan pendiam dan bahkan karakter-karakter yang bersifat somatik & psikomotor, kognitif seperti kecerdasan dan kecenderungan perilaku juga diatur oleh gen.

Hadis riwayat ‘Abdullah bin “Umar, menceritakan: “Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Tiap-tiap sesuatu menurut qodar, bahkan lemah kemauan dan pintar.”
Keterangan : menurut referensi qodar adalah ukuran

Dalam ergonomi, ukuran manusia fisik (antropometri) banyak dibahas pada ergonomi fisik sedangakan ukuran manusia non fisik (psikometri) banyak dibahas pada ergonomi kognitif. Beberapa contoh gen yang masih dalam tahap penelitian misalnya gen HMGA2 atau “gen tubuh tinggi” merupakan salah satu gen yang menentukan tinggi pendeknya seseorang, gen FTO atau “gen gemuk” yang mempengaruhi kepekaan tubuh manusia terhadap obesitas (gemuk dan massa), gen 5-HTT (5-HTTLPR) yang berhabungan dengan sifat pemalu (shyness), ada juga yang menyebut berhubungan dengan kecemasan / kegelisahan (anxiety), gen IGF2R atau “gen cerdas” dimana orang kebanyakan memiliki urutan tertentu pada gen tsb, tapi anak-anak cerdas dengan IQ 160 yang diteliti olehnya memiliki urutan agak berbeda pada gen IGF2R tersebut, gen MAO-A yang berhubungan dengan tindakan agresif sehingga disebut-sebut berhubungan dalam perilaku kekerasan dan criminal, gen D4DR yang berhubungan dengan keberanian untuk melakukan hal-hal ekstrim. Sekali lagi gen-gen tersebut masih dalam tahap penelitian dan mayoritas referensi menyebutkan bahwa gen-gen tersebut bukanlah satu-satunya gen yang mempengaruhi suatu trait atau antropometri tersebut.

Pengaruh gen (DNA) terhadap antropometri itu sangat penting dan sangat menarik, bahkan terdapat kolaborasi internasional yang khusus bergerak dalam bidang ini yang dikenal sebagai Konsorsium GIANT atau The Genetic Investigation of Anthropometric (Investigasi Genetika Antropometri) walaupun antropometri yang dimaksud disini terbatas pada antropometri fisik dan lebih mengarah ke geometri fisik tubuh.

Bagaimana proses DNA bekerja dalam menginstruksi antropometri atau trait manusia? Klik disini

Mengenai pembahasan dengan tema ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, klik disini.

Postingan terkait: