Contoh Desain Berdasar Antropometri

Kali ini akan diberikan contoh suatu desain yang sangat amat simpel atau sederhana yang menerapkan antropometri fisik. Contoh desain ini sangat sederhana dan dimaksudkan hanya untuk memahami penerapan antropometri terutama berkaitan dengan dimensi fisik dalam suatu perancangan karena pada praktiknya perancangan seperti ini bisa sangat kompleks dan melibatkan banyak variabel. Benda yang akan didesain kali ini adalah gergaji kayu.

Asumsi awal:
  • Data statistik antropometri yang diperoleh membentuk distribusi frekuensi normal.
  • Data statistik antropometri yang dipakai adalah data distribusi frekuensi normal ukuran tangan. Pada grafik data distribusi frekuensi, semakin ke kanan ukuran tangan semakin besar.
  • Diasumsikan bahwa semua umur dimungkinkan untuk menjadi pemakai gergaji. Jadi data statistik yang dipakai diasumsikan diambil dari seluruh populasi tanpa ada pembatasan umur.
  • Data persentil dipakai hanya pada daerah dimana data statistik (distribusi frekuensi) tersebut diambil.


Gambar desain ukuran pegangan gergaji:

Bagian yang diberi tanda a, b, c, dan d adalah bagian-bagian yang perlu diperhitungkan ukurannya supaya desainnya menjadi ergonomis.

Ukuran-ukuran pegangan gergaji:

Bagian a : persentil ke-90.
Bagian ini dibuat lebar supaya hampir semua ukuran tangan bisa masuk. Dengan asumsi data persentil ke-70 adalah batas ukuran normal tangan dewasa, sedangkan range persentil ke-70 sampai persentil ke-90 adalah toleransi untuk ’ketidaknormalan’ ukuran tangan (tangan gemuk / ukuran morfologi tangan besar). Artinya 10 % populasi paling kanan pada grafik distribusi normal ukuran tangannya dianggap terlalu besar sehingga tidak diikutsertakan untuk memberikan kenyamanan bagi ukuran tangan dengan populasi terbanyak yakni populasi ukuran tangan normal orang dewasa (batas persentil ke-70).


Bagian b : persentil ke-90.
Sama seperti a, bagian ini dibuat lebar supaya hampir semua ukuran tangan bisa masuk. Dengan asumsi data persentil ke-70 adalah batas ukuran normal tangan dewasa, sedangkan range persentil ke-70 sampai persentil ke-90 adalah toleransi untuk ’ketidaknormalan’ ukuran tangan (tangan gemuk / ukuran morfologi tangan besar). Artinya 10 % populasi paling kanan pada grafik distribusi normal ukuran tangannya dianggap terlalu besar sehingga tidak diikutsertakan untuk memberikan kenyamanan bagi ukuran tangan dengan populasi terbanyak yakni populasi ukuran tangan normal orang dewasa (batas persentil ke-70).


Bagian c : persentil ke-55.
Pada bagian ini bisa disebut hampir semua ukuran tangan bisa memegang bagian ini. Oleh karena itu, penetapan ukuran bertujuan hanya untuk memperoleh kenyamanan yang paling maksimal, maka pada grafik distribusi normal diambil titik tengah (ukuran rata-rata) yakni persentil ke-50 agar kenyamanannya dapat seimbang mencakup populasi dibawah dan diatas persentil ke-50 (misalnya mencakup persentil ke-20 sampai persentil ke-80).. Akan tetapi karena asumsi bahwa kebanyakan pengguna adalah orang dewasa dengan ukuran tangan yang lebih besar maka ukuran persentil yang diambil digeser dari persentil ke-50 menjadi persentil ke-55 yang kenyamanannya mencakup persentil ke-25 sampai persentil ke 85, sehingga orang dewasa (ukuran tangan yang besar) semakin merasa nyaman/terakomodir dan dilain pihak anak-anak (ukuran tangan yang kecil) merasa semakin tidak nyaman sehingga mengurangi resiko penggunaan gergaji oleh anak-anak.


Bagian d : persentil ke-60.
Pada prinsipnya sama seperti c, pada bagian ini bisa disebut hampir semua ukuran tangan bisa memegang bagian ini. Oleh karena itu, penetapan ukuran bertujuan hanya untuk memperoleh kenyamanan yang paling maksimal, maka pada grafik distribusi normal diambil titik tengah (ukuran rata-rata) yakni persentil ke-50 agar kenyamanannya dapat seimbang mencakup populasi dibawah dan diatas persentil ke-50 (misalnya mencakup persentil ke-20 sampai persentil ke-80).. Akan tetapi karena asumsi bahwa di bagian ini dibuat supaya anak-anak sama sekali tidak bisa menjangkau maka ukuran persentil yang diambil digeser lebih besar dari yang kita lakukan pada bagian c yakni dari persentil ke-50 menjadi persentil ke-60 yang kenyamanannya mencakup persentil ke-30 sampai persentil ke 90. Diasumsikan persentil ke-25 merupakan batas ukuran tangan kecil (tangan anak-anak) dengan ukuran tangan orang dewasa. Karena range kenyamanan pada bagian ini adalah dari persentil ke-30 sampai persentil ke-90, maka persentil ke-25 dianggap sudah terlalu jauh dari range kenyamanan tersebut sehingga disini ukuran tangan kecil (anak-anak) yang hanya sampai batas persentil ke-25 tersebut dianggap sudah tidak bisa menjangkau bagian ini.


Keterangan tambahan :
  • Untuk bagian a dan b, karena kedua bagian ini terletak di bagian lubang pegangan, jika yang memakai adalah ukuran tangan diatas batas persentil yang sudah ditentukan (walaupun selisihnya hanya sedikit dari batas persentil) maka tangan tersebut sama sekali tidak akan bisa untuk memegang karena tangan tersebut tidak dapat masuk ke lubang pegangan.
  • Untuk bagian c dan d, karena kedua bagian ini terletak disisi terluar (bukan pada lubang), jika yang memakai adalah ukuran tangan sedikit diluar range kenyamanan yang sudah ditentukan maka tangan tersebut akan tetap dapat memegang/manjangkau namun dalam keadaan tidak nyaman, jika yang memegang adalah ukuran tangan jauh diluar range kenyamanan yang sudah ditentukan terutama jika ukuran tangan terlalu kecil maka tangan tersebut tidak akan dapat menjangkau sama sekali.
Tambahan mengenai desain gergaji terutama berkaitan dengan safety:

  • Untuk keamanan dan supaya terhindar dari jangkauan anak-anak, pisau gergaji perlu diberi bungkus sesuai ukurannya dan terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak, contohnya : plastik.
  • Ujung pangkal pisau gergaji dibuat melengkung dan menjorok ke bawah untuk keamanan tangan (a).
  • Di bagian luar pegangan (bukan pada lubang pegangan) bentuknya dibuat sesuai bentuk tulang yang menyusun telapak tangan (b).
  • Genggaman dibuat miring sesuai lekukan telapak tangan.
  • Di bagian pangkal pegangan terdapat tonjolan di atas dan bawah fungsinya untuk menahan/mengempit telapak tangan saat menggergaji agar posisi telapak tangan tidak berubah-ubah (c).
Sumber: tugas ergonomi industri TI UGM '06