Mengingat Tuhan Dalam Kerja Kita

Mengingat Tuhan sangat erat kaitannya dengan religius atau agama. Seluruh Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Hal ini tercantum dalam sila pertama pada Pancasila yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Jadi bisa dikatakan bahwa seluruh Bangsa Indonesia percaya dan menyembah Tuhan. Faktor religius ini sangat erat dan melekat pada kehidupan sehari-hari Bangsa Indonesia termasuk saat bekerja. Karena itu sistem kerja di Indonesia sangat perlu memperhatikan faktor manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. Hal ini sangat penting karena selama ini isu-isu manajemen kerja atau peningkatan performa atau produktivitas kerja kebanyakan muncul dari negara-negara maju yang mayoritas merupakan negara barat yang notabene merupakan negara sekuler (memisahkan masalah agama dan kehidupan) atau dari negara seperti Jepang yang menganut sinkretisme dan beberapa malah ateis sehingga jarang menyebutkan hubungan kerja dengan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. Pembahasan hubungan antara performa kerja dengan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan sangat diperlukan di Indonesia karena Indonesia merupakan Negara berTuhan dan bukan sekuler. Lalu apa hubungan antara kerja dan manusia dalam hubungannya dengan mengingat Tuhan? Simak tulisan di bawah ini.

Seorang pimpinan perusahaan sebuah industri pengalengan makanan di daerah Jawa Timur, setiap pagi sebelum memulai aktivitas rutin kerjanya, selalu mengumpulkan para managernya terlebih dahulu. Setiap pagi Ia selalu membiasakan memulaI aktivitias kerja harian bersama managernya di kantornya dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan apa yang disebutnya "coffe morning" sambil membaha rencana kerja hari itu. Ia selalu memimpin doa bersama dan mengawalinya dengan doa berikut ini: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, Ya Allah berikanlah kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan saya hari ini, Ya Allah berikanlah bimbinganMu sehingga saya dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi banyak orang hari ini."

Inilah salah satu contoh yang saya sebut sebagai mengingat Tuhan dalam kerja kita. Memulai hari dengan selalu mengingat Tuhan, memohon bimbingan dari Tuhan dalam setiap langkah kehidupan kita. Dengan mengingat Tuhan dalam kerja kita, maka setiap langkah dan keputusan yang kita ambil didasari atas kesadaran bahwa kita selalu diawasi oleh Tuhan. Implikasinya adalah kita akan selalu mendengarkan suara hati terdalam yang merupakan suara hati spiritual.

Tuhan itu sangat dekat dengan diri kita dan menjadi sumber dari segala-galanya. Ketika kita memulai hari selalu berusaha mengingat Tuhan dalam diri kita, maka kasih sayang Tuhan akan mengalir dalam diri kita. Bimbingan Tuhan akan hadir dalam diri kita melalui etika, moral dan perilaku kehidupan yang benar, santun dan mulia. Kasih sayang Tuhan akan mengalir pada hati manusia yang memiliki kejernihan hati. Untuk itu kita pun perlu mempersiapkan hati kita untuk selalu menerima kehadiran kasih sayang Tuhan. Ketika kita meyakini Tuhan melihat kerja kita, ini akan menjadi semacam pengawasan yang melekat dalam setiap aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Dapat menghadirkan motivasi yang dilandasi oleh nilai-nilai keluhuran dan kemuliaan dalam setiap aktivitas kehidupan. Hal ini akan menghadirkan kedamaian dan optimisme tinggi dalam menghadapi hari ini dengan segala tantangan kehidupan. Karena kita meyakini bahwa Tuhan adalah penolong terbaik kita.

Kalau kita selalu mengingat Tuhan dalam kerja kita dengan betul-betul dan hikmat, maka sifat-sifat kemuliaan yang sudah ada dalam hati kita akan muncul ke permukaan. Sifat-sifat mulia seperti cinta kasih, kebersamaan, kejujuran, keadilan akan hadir dan mempengaruhi orang-orang disekitar kita. Hasilnya adalah suasana harmoni yang dilandasi nilai-nilai spiritual kemuliaan, kerjasama tim yang dilandasi kejujuran, produktivitas kerja, performa kerja dan semangat kerja yang tinggi. Dengan mengingat Tuhan, maka kekuatan Tuhan yang luar biasa akan hadir dalam kehidupan kita melalui berbagai cara-cara tak tertuga. Kemudahan hidup akan datang dalam setiap langkah kita, melalui cara-cara yang tak disangka.

Sudahkah Anda memulai hari ini dengan mengingat Tuhan dalam kerja Anda? Sudahkah Anda mengawali aktivitas kerja di pagi hari ini dengan mengingat Tuhan sebagai pembimbing utama langkah Anda? Sudahkah Anda memulai hari dengan memohon bimbingan Tuhan dalam setiap langkah Anda?

Walaupun sedkit namun sudah ada beberapa penelitian yang membahas hubungan antara faktor religius dengan performa kerja. Mudah-mudahan pembahasannya dapat diberikan pada tulisan lainnya.

Ingat !!! Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dimana didalamnya terdapat banyak perbedaan termasuk perbedaan Agama. Namun perbedaan ini bukanlah hambatan dalam setiap aktivitas manusia untuk semakin maju termasuk dalam bekerja. Perbedaan ini harus dihormati dan dijadikan sebagai wujud persatuan dan kesatuan untuk membangun Bangsa dan Negara Indonesia salah satunya dengan meningkatkan performa dan produktivitas kerja masyarakat Indonesia.