Mengapa K3 di Pertambangan sangat Penting?

Istilah K3 sebetulnya tidak hanya ada di industri pertambangan tapi juga di industri manufaktur, perkantoran, bahkan sampai ke pertanian dsb. Namun memang perlu diakui bahwa K3 paling “terkenal” adalah di industri pertambangan.

Pertambangan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan nasional. Pertambangan memberikan peran yang sangat signifikan dalam perekonomian nasional, baik dalam sektor fiskal, moneter, maupun sektor riil. Peran pertambangan terlihat jelas dimana pertambangan menjadi salah satu sumber penerimaan negara; berkontribusi dalam pembangaunan daerah, baik dalam bentuk dana bagi hasil maupun program community development atau coorporate social responsibility; memberikan nilai surplus dalam neraca perdagangan; meningkatkan investasi; memberikan efek berantai yang positif terhadap ketenagakerjaan; menjadi salah satu faktor dominan dalam menentukan Indeks Harga Saham Gabungan; dan menjadi salah satu sumber energy dan bahan baku domestik.

Salah satu karakteristik industri pertambangan adalah padat modal, padat teknologi dan dikenal memiliki risiko yang besar melebihi resiko di lingkungan kerja lainnya. Oleh karena itu, dalam rangka menjamin kelancaran operasi, menghindari terjadinya kecelakaan kerja, kejadian berbahaya dan penyakit akibat kerja maka diperlukan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kegiatan pertambangan.

Sumber: Manajemen Risiko K3 di Perusahaan Pertambangan, oleh Andika Putra Utami; Yunike Rahmi; Dewi Permata Sari; Bismatullah; Ismadi