Usabilitas Menurut ISO 9241

Usabilitas berasal dari kata usable yang berarti dapat digunakan dengan baik. Usabilitas menunjukkan kemudahan manusia untuk menggunakan suatu alat atau objek buatan manusia lainnya untuk mencapai tujuan tertentu. Usabilitas menganalisa sejauh mana sebuah produk dapat digunakan oleh pengguna tertentu untuk mencapai target yang ditetapkan dengan efektivitas, efisiensi dan kepuasan dalam konteks tertentu digunakan. Ada banyak cara mengukur usabilitas, antara lain dengan menggunakan ISO, DIX (1993), dan lain-lain.

Menurut ISO 9241 yang berjudul “Ergonomic Requirements for Office Work with Visual Display Terminals – VDTs” merupakan standard yang dipersiapkan oleh Sub-Committee SC-4 (Ergonomics of Human–System Interaction) dan Working Group – WG 3 (Control, Workplace, and Environmental Requirements). Ada 17 (tujuh belas) bagian yang dibahas oleh ISO 9241.

ISO 9241 Part 11 menjelaskan bahwa usabilitas menunjuk pada tingkat sebuah produk yang dapat digunakan oleh pengguna tertentu untuk mencapai tujuan spesifik dengan efektif, efisien dan memuaskan dalam sebuah konteks penggunaan. Konteks penggunaan terdiri dari pengguna, tugas, peralatan (hardware, software, dan material), dan lingkungan fisik serta sosial yang mempengaruhi usabilitas produk dalam sistem kerja. Efek dari perubahan komponen dalam sistem kerja dapat diukur dengan performansi pengguna dan kepuasan (www.it.uu.se.1998).

Dalam ISO 9241-11 (1998) terdapat 3 dimensi yaitu efektifitas, efisiensi dan kepuasan. Berkaitan dengan usabilitas dimensi ISO 9241-11 ini mempunyai makna sebagai berikut :

Efektivitas
Efektivitas adalah seberapa besar alat atau produk dapat membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

Efisiensi

Efisiensi adalah tingkat efektivitas yang dicapai, yang berkaitan dengan  resosumber daya. Relevant resources can include mental or physical effort, time, materials or financial cost.Sumber daya yang relevan dapat mencakup usaha mental atau fisik, waktu, dan biaya. Misalnya efisiensi manusia bisa diukur sebagai efektifitas dibagi dengan usaha manusia, efisiensi dan efektifitas temporal dibagi waktu, atau efisiensi ekonomi dibagi dengan biaya.

Kepuasan
Kepuasan adalah mengukur sejauh mana pengguna bebas dari ketidaknyamanan dan sikap mereka terhadap penggunaan produk. Satisfaction can be specified and measured by subjective rating on scales such as discomfort experienced, liking for the product, satisfaction with product use, or acceptability of the workload when carrying out different tasks, or the extent to which particular usability objectives (such as efficiency or learnability) have been met.Kepuasan bisa ditentukan dan diukur menurut penilaian subjektif pada skala seperti ketidaknyamanan yang dialami, kesukaan pada produk, kepuasan menggunakan produk, atau penerimaan dari beban kerja ketika melaksanakan tugas yang berbeda, atau sejauh mana tujuan kegunaan tertentu (seperti efisiensi atau learnability) telah dipenuhi. Tindakan-tindakan lain termasuk jumlah komentar positif dan negatif dicatat selama penggunaan. Informasi tambahan dapat diperoleh dari langkah-langkah jangka panjang seperti tingkat absensi, pengamatan overloading atau underloading dari pengguna kognitif atau fisik beban kerja, atau dari masalah laporan kesehatan atau frekuensi dengan mana pengguna meminta pindah ke pekerjaan lain.

Sumber: http://yustinastriandalia.blogspot.com/2011/03/usabilitas-menurut-iso-9241.html

Postingan terkait: