Ergonomi, Ilmu yang Unik

Ilmu tentang kerja atau ergonomi bisa dibilang ilmu yang sangat unik karena empat hal. Pertama, ergonomi merupakan ilmu tentang kerja yang berorientasi kepada manusia. Tujuan ilmu ini tidak hanya untuk kepentingan pekerja yakni dalam peningkatan safety dan health namun juga untuk kepentingan perusahaan karena ergonomi meningkatkan produktivitas dan performa kerja. Selain itu peningkatan safety dan health juga tidak hanya menguntungkan pekerja namun juga perusahaan karena dari perbaikan safety dan health dapat menghemat biaya. Jadi dapat dibilang bahwa ergonomi bertujuan untuk menguntungkan semua pihak. Untuk pekerja merasa diuntungkan karena keselamatan, kesehatan, dan bahkan kenyamanan kerja meningkat. Untuk perusahaan merasa diuntungkan karena produktivitas dan performa kerja meningkat dan dapat menghemat biaya kecelakaan kerja dan yang berkaitan dengannya dan pada akhirnya akan membuahkan hasil berupa peningkatan profit. Oleh karena itu saya menyebut ergonomi sebagai ilmu yang mulia karena memanusiakan manusia dan mencapai tujuan yang baik dengan cara yang baik pula. Kedua, ergonomi masih belum banyak dikenal dan masih jarang yang mendalami ilmu ergonomi ini termasuk didalamnya K3. Oleh karena itu saya pikir masih banyak peluang yang ditawarkan ilmu ini baik dalam pengembangan ilmu ini dan pengembangan karir yang berkaitan dengan ilmu ini seperti HSE. Ketiga, ilmu ergonomi merupakan ilmu yang multidisipliner karena merupakan gabungan dari banyak ilmu termasuk ilmu alam atau sains dan ilmu sosial. Keempat, ergonomi merupakan ilmu yang penuh tantangan diantaranya adalah tantangan untuk membuktikan bahwa ergonomi bukan merupakan ilmu yang sempit dan hal-hal yang terdapat dalam ergonomi bukan merupakan sesuatu hal yang sederhana dan tidak bisa hanya mengandalkan coomonsense belaka seperti yang dipikirkan kebanyakan orang. Ergonomi bukan merupakan commonsense belaka, ergonomi merupakan suatu ilmu yang berdiri sendiri yang membahas tentang kerja, tidak hanya tentang kenyamanan kerja namun juga sampai ke keselamatan, kesehatan, dan produktivitas atau performa kerja.

Dari tulisan di atas dapat diringkas bahwa ilmu ergonomi mempunyai keunikan:
  1. Ilmu ini merupakan ilmu yang mulia, memanusiakan manusia dan mencapai tujuan yang baik (yakni meningkatkan performa kerja dan profit) dengan cara yang baik (dengan meningkatkan safety, health, dan productivity dalam sistem kerja).
  2. Ilmu yang multidisipliner, merupakan ilmu yang timbul dari berbagai disiplin ilmu bahkan sampai lintas bidang sains dan sosial. Disiplin ilmu tersebut diantaranya teknik industri, teknik mesin, kedokteran, psikologi dll.
  3. Ilmu yang sangat bermanfaat ini ternyata masih belum banyak yang mendalaminya dan peluang berkembangnya pun sangat luas mengingat ilmu ini multidisipliner ditambah lagi dunia kerja dan industri yang selalu berubah-ubah.
  4. Ilmu ini masih memiliki banyak tantangan mengingat masih banyak orang yang kurang mengenal ilmu ini dan masih banyak yang memandang sebelah mata ilmu ini. Tantangan tersebut secara umum bisa dibagi menjadi dua yakni tantangan untuk membuktikan bahwa ergonomi bukan merupakan commonsense belaka dan juga tantangan pembuktian keuntungan ergonomi. Hal tersebut sebenarnya sangat logis dan masih bisa dimaklumi karena memang masih belum banyak riset yang meneliti keuntungan terutama keuntungan ekonomis dari penerapan ilmu ini. Baru perusahaan-perusahaan besar dan ternama yang sudah dapat membuktikan keuntungan dari ilmu ini, oleh karena itu ilmu ini lebih banyak diterapkan di perusahaan besar.