Pengelompokan Disiplin Keilmuan Ergonomi

Ergonomi bisa diklasifikasikan ke dalam disiplin-disiplin ilmu yang lebih spesifik. Permasalahannya, pengklasifikasian ergonomi berbeda-beda antara satu sumber dengan sumber lainnya sehingga sering membingungkan. Ada yang mengklasifikasikannya berdasarkan objek kajian yang dipelajari (ergonomi fisik, ergonomi kognitif dsb), ada yang berdasarkan tempat pengaplikasiannya (ergonomi industri, ergonomi perkantoran dsb), ada yang berdasarkan luas lingkupnya (ergonomi makro, ergonomi mikro), ada yang berdasarkan latar belakang pendidikan (K3, antropometri, dsb), ada yang berdasarkan mata kuliah yang diambil saat kuliah (perancangan sistem kerja, usabilitas, dsb), dan bahkan ada yang tanpa dasar dan hanya mengambil dari istilah-istilah yang ada (ergonomi desain, ergonomi parsitipasi, dsb).

Menurut saya pribadi pengklasifikasian disiplin ilmu ergonomi yang pas adalah sebagai berikut (saya lupa sumbernya dan karena ini adalah opini maka mohon dikoreksi jika tidak tepat):

1. Ergonomi fisik (physical ergonomics)
Berkaitan dengan aktifitas fisik manusia kerja. Topik-topik yang relevan dalam ergonomi fisik antara lain: anatomi tubuh manusia, antropometri, karakteristik fisiologi dan biomekanika, kekuatan fisik manusia kerja, postur kerja, beban fisik kerja, pemindahan material, studi gerakan dan waktu kerja, MSD, tata letak tempat kerja, keselamatan kerja, kesehatan kerja, ukuran / dimensi tempat atau alat kerja, fungsi indra dalam kerja, control & display dsb. Sampai saat ini dan mungkin untuk masa yang akan datang, ergonomi fisik merupakan aspek terbesar dalam keilmuan atau profesi ergonomi.

2. Ergonomi kognitif (cognitive ergonomics)
Berkaitan dengan proses mental manusia kerja. Topik-topik yang relevan dalam ergonomi kognitif antara lain: persepsi dalam kerja, ingatan dalam kerja, reaksi dalam kerja, beban kerja, pengambilan keputusan, performa kerja, human-computer interaction, kehandalan manusia, motivasi kerja, stres kerja dsb.

3. Ergonomi organisasi (organizational ergonomics)
Berkaitan dengan sosioteknik dalam sistem kerja. Topik-topik yang relevan dalam ergonomi organisasi antara lain: sturktur organisasi kerja, kebijakan dan proses, komunikasi kerja, manajemen SDM, alokasi fungsi kerja, task analysis, perancangan waktu kerja, teamwork, participatory approach, komunitas kerja, kultur organisasi, organisasi virtual, produktivitas kerja tim / individu dsb.

4. Ergonomi lingkungan (environmental ergonomics)
Berkaitan dengan hal-hal di sekitar orang berkerja, biasanya berupa lingkungan fisik. Topik yang relevan dalam ergonomi organisasi antara lain: pencahayaan di tempat kerja, temperatur di tempat kerja, kebisingan di tempat kerja, getaran di tempat kerja, desain interior tempat kerja termasuk bentuk dan warna dsb.



Gambar berikut merupakan gambaran untuk memahami pengklasifikasian di atas:

Pengklasifikasian di atas juga sejalan dan semakna dengan pengklasifikasian ergonomi berdasarkan empat komponen teknologi:

1.Human-machine interface technology (hardware ergonomics)
Teknologi ini menitik beratkan pada fisik manusia, karakteristik perseptual manusia, aplikasi ilmu untuk analisa, disain, evaluasi dari control, display, workspace arrangements.

2.Human-environment interface technology (enviromental technology)
Teknologi ini menitik beratkan pada kemampuan, keterbatasan manusia dengan berbagai kondisi lingkungan (Seperti : pencahayaan, panas, bising, vibrasi, dll).

3.Human-software interface technology (Cognitive Ergonomics)
Teknologi ini menitik beratkan pada bagaimana manusia memberikan konsep dan mengolah suatu informasi.

4.Human-organization interface technology (Macro Ergonomics)
Teknologi ini menitik beratkan pada operator individual, tim operator atau sub sistem.

Selain pengklasifikasian di atas ada juga pengklasifikasian lain yang sering dipakai yakni.
  • Dari bentuk objek yang dikaji, ada yang membagi ergonomi menjadi dua jenis yakni ergonomi fisik dan ergonomi informasi / non fisik (kognitif).
  • Dari lingkup objek yang dikaji, ergonomi dibagi menjadi ergonomi makro dan ergonomi mikro, selengkapnya klik disini.

Postingan terkait: