Institusi Pendidikan Ergonomi di Indonesia

(Postingan ini untuk melengkapi postingan tentang institusi ergonomi sebelumnya, untuk melihat postingan sebelumnya klik disini)

Institusi di Indonesia yang mempelajari bidang ergonomi meliputi:
  • Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Institusi ini memiliki laboratorium ergonomi yang baik. UGM juga memiliki pendidikan di bidang psikologi dan kedokteran (termasuk pascasarjana ilmu kesehatan kerja) yang sangat terkenal dan sangat maju ditambah universitas ini memiliki kualitas pendidikan sosial yang bisa dibilang paling maju di Indonesia. Dengan adanya lingkungan pendidikan yang multidisiplin antara sosial dan sains atau teknik yang terintegrasi ini maka riset-riset di bidang yang berkaitan erat dengan keduanya (social-technical) seperti bidang teknik industri termasuk ergonomi bisa dengan mudah dikembangkan dengan baik. Hal ini terbukti dengan adanya kerjasama tenaga ajar di bidang ergonomi yang multidisiplin mulai dari teknik industri itu sendiri, psikologi (ergonomi kognitif), dan dokter (spesialis okupasi). Sebagai tambahan, teknik industri UGM juga masih satu fakultas dengan Magister Rekayasa Keselamatan Industri, suatu program studi yang masih berkaitan erat dengan ergonomi.
  • Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Institusi ini memiliki laboratorium perancangan sistem kerja dan ergonomi yang sangat aktif termasuk dalam publikasinya. Teknik industri ITB merupakan teknik industri yang pertama di Indonesia sehingga unggul dalam pengalaman. Selain itu, ITB merupakan pendidikan tinggi teknik terbaik di Indonesia sehingga dapat menunjang perkembangan ergonomi dengan maksimal. Di institusi inilah bertempat Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI) atau Indonesian Ergonomics Society (IES).
  • Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya. Institusi ini memiliki laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja. Sama dengan ITB, ITS mempunyai sejarah pendidikan teknik yang sangat berkembang dan lengkap dan sangat menunjang perkembangan ilmu-ilmu di teknik termasuk ergonomi. Sebagai tambahan, ITS (tepatnya politekniknya) memiliki program studi teknik keselamatan dan kesehatan kerja (health & safety engineering), suatu program studi K3 (sangat berhubungan dengan ergonomi) yang sepanjang sepengetahuan saya merupakan satu-satunya yang berada di lingkup teknik / engineering. Hal ini merupakan sarana yang baik untuk bekerja sama mengembangkan ergonomi.
  • Teknik Industri, Fakultas Teknik, Unversitas Indonesia (UI) Depok dan Jakarta, Institusi ini memiliki fasilitas Ergonomic Center yang merupakan bagian dari Laboratorium Human Factor (Faktor Manusia) Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Institusi ini terletak di kawasan Jabodetabek yang merupakan pusat industri di Indonesia. Hal ini sangat mempermudah akses ke industri sehingga menunjang riset-riset ergonomi di lapangan. Ergonomics center UI juga memiliki riset multi disiplin dengan Fakultas Kedokteran UI (FKUI). Sebagai tambahan, FKUI juga memiliki satu-satunya spesialis okupasi di Indonesia. UI juga mempunyai Fakultas Kesehatan Masyarakat yang sangat menunjang perkembangan ilmu ergonomi terutama di bidang K3.
  • Program Master Ergonomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali. Setahu saya, institusi ini merupakan satu-satunya institusi pendidikan di Indonesia yang menggunakan istilah “ergonomi” pada nama program studinya.
  • Institusi-institusi lainnya yang mempunyai laboratorium analisis perancangan kerja dan ergonomi (APK & E) seperti Universitas Islam Indonesia, Universitas Gunadarma dan masih sangat banyak lagi yang tersebar di seluruh Indonesia.
  • Institusi-institusi pendidikan lain yang bergerak di bidang psikologi, kedokteran, dan kesehatan masyarakat.

Postingan terkait: