Ergonomi Makro

Ergonomi makro merupakan suatu pendekatan sosioteknik dari tingkat atas ke bawah yang diterapkan pada perancangan sistem kerja secara keseluruhan pada berbagai level interaksi ergonomi mikro seperti manusia-pekerjaan, manusia-mesin dan manusia-perangkat lunak dengan tujuan mengoptimalkan desain sistem kerja dan memastikan sistem kerja tersebut berjalan dengan harmonis. Ergonomi makro berperan dalam mendesain beberapa sosioteknikal sistem dalam kaitannya dengan "manusia-organisasi” dan “teknologi". Bagi para ergonom, ergonomi makro merupakan suatu perspektif untuk melihat sistem dalam skala yang lebih besar agar investasi dari ergonomi mikro lebih berhasil.

Ergonomi makro sering disamakan dengan ergonomi organisasi (ergonomi organisasi sudah dijelaskan disini). Secara kasar memang bisa dibetulkan karena ergonomi organisasi sering berbicara di lingkup sistem. Namun untuk beberapa kasus mungkin kurang tepat karena ergonomi organisasi juga sering dipakai di tingkat ergonomi mikro, misalnya saja dalam menaksir produktivitas individu atau kelompok kecil tanpa memperhatikan penyebabnya (hanya ingin tahu seberapa besar produktivitas), atau analisis fungsi kerja dsb. Aktivitas ergonomi tersebut memang tergolong sosioteknik namun tidak menyeluruh sehingga tidak bisa disebut sebagai ergonomi makro. Namun perlu diakui bahwa ergonomi makro dan ergonomi organisasi itu hubungannya sangat dekat.

Sumber :
  • http://funeducation4life.blogspot.com/2009/02/ergonomi-makro.html
  • http://indergonomic.blogspot.com/2009/02/hubungan-ergonomi-makro-dan-ergonomi.html
  • ANALISA IMPLEMENTASI ERGONOMI MAKRO TERHADAP KEUNTUNGAN PERUSAHAAN (STUDI KASUS: MERPATI MAINTENANCE FACILITY JUANDA -SURABAYA) oleh Alfia Rositaningrum, Sritomo Wignjosoebroto, Dyah Santhi. D, Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember