Prinsip Pengukuran Antropometri Statis

Berdasarkan ISO/TC 159 (ISO 15534 dan ISO 9241) (Soebroto), pengambilan data ukuran tubuh manusia (antropometri) yang dilakukan dengan metode pengukuran statis idealnya memenuhi kondisi-kondisi sebagai berikut:
  • Subjek yang diukur dalam kondisi telanjang (nude person).
  • Pengukuran dilakukan dengan tidak memperhatikan (mengabaikan) gerakan tubuh, pakaian yang dikenakan, peralatan yang dipakai/dibawa, kondisi pengoperasian mesin atau fasilitas kerja dan kondisi lingkungan kerja.
Ket : untuk kondisi pertama saya rasa masih jarang digunakan di Indonesia karena kurang sesuai dengan budaya timur dan bila akan menerapkan kondisi pertama harus ada pengawasan dalam pengukuran yang cukup ketat.

Postingan terkait: