Illumination / Pencahayaan

Illumination atau pencahayaan merupakan bagian dari ergonomi yang sangat penting. Cahaya sendiri merupakan radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang tertentu dimana manusia dapat melihatnya dan diterima oleh mata sebagai warna. Jadi yang terpengaruh oleh pencahayaan yang baik atau buruk adalah mata sebagai indera penglihatan manusia yang terdiri dari bagian-bagian optik yang bekerja berdasar cahaya.

Sumber cahaya sendiri ada dua jenis yakni cahaya alami dan cahaya buatan. Cahaya matahari merupakan sumber utama cahaya alami. Sedangkan cahaya buatan dibagi menjadi dua jenis. Jenis pertama adalah incandescent light (cahaya pijar), contohnya adalah lampu tradisional. Jenis kedua adalah fluorescent tube, contohnya adalah lampu listrik. Terdapat perbedaan antara tiga sumber cahaya yakni cahaya matahari, incandescent light, dan  fluorescent tube. Dalam hal jumlah radiasi yang dihasilkan, cahaya matahari menghasilkan radiasi sama dengan spektrum gelombang yang terlihat, incandescent light menghasilkan lebih banyak radiasi, fluorescent tube menghasilkan radiasi tidak sama rata dengan spektrum. Selain itu karena komposisi spektrum yang berbeda-beda dari masing-masing sumber cahaya maka warna yang ditimbulkan dari masing-masing sumber cahaya bisa berbeda.

Waktu pencahayaan juga memiliki pengaruh. Saat sumber menghasilkan cahaya dengan laju rendah, 10 – 20 kali per detik, maka akan menghasilkan cahaya berkelap-kelip. Jika laju dinaikkan maka kelap-kelip cahaya semakin berkurang dan kemunculan cahaya semakin stabil.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pencahayaan di lingkungan kerja adalah tingkat/jumlah cahaya (biasa dalam lux), arah cahaya, dan glare (tingkat kesilauan) terdiri dari disabiliy glare (glare yang mengurangi penglihatan) dan discomfort glare (glare yang menyakitkan mata sekaligus mengurangi penglihatan).